The Final Destination, Kind of Slasher ?
Hari itu sebenarnya Nick O'Bannon (Bobby Campo) berencana untuk bersenang-senang dengan menonton balap mobil bersama teman-temannya. Sayangnya tak semua rencana manusia berjalan seperti yang diinginkan. Anehnya, Nick justru mendapat peringatan akan kejadian yang akan segera menimpanya.
Saat tertidur, Nick mendapat mimpi buruk yang baginya terlihat sangat nyata. Ia melihat kecelakaan beruntun di jalur balap yang mengakibatkan pecahan dari mobil ini melayang ke arah penonton. Dalam mimpi Nick, pecahan ini mengenai dirinya beserta teman-temannya dan mengakibatkan kematian mereka semua. Saat terbangun, Nick panik dan mengajak semua teman-temannya pergi dari sana secepatnya.
Ternyata kejadian dalam mimpi Nick benar-benar terjadi persis seperti dalam mimpi Nick. Awalnya mereka yakin bahwa mereka selamat dari malapetaka yang baru saja terjadi namun yang mereka tidak tahu adalah bahwa takdir telah ditulis dan kematian akan tetap datang meski di hari yang lain. Mampukah Nick, Lori (Shantel VanSanten), Janet (Haley Webb), Hunt (Nick Zano) menghindar dari takdir kematian yang telah ditetapkan ini?
RATING
Rated R for strong violent/gruesome accidents, language and a scene of sexuality.
REVIEW
Well, semua film yang saya tonton, dalam bioskop, adalah film yang mana saya sangat menaruh pikiran saya ke sebuah titik dimana pastilah film yang saya tonton ini bagus. Dan konsep tersebut membuat saya tidak pernah kecewa dalam menonton sebuah film. Tetapi, saat sebuah film terlalu buruk, mampukah pikiran mendaurnya agar menjadi bagus ? Itulah yang saya maksud dengan mind-control, konsep itu TIDAK BERGUNA untuk film ini.
Film buatan mantan stunt David.R.Ellis ini adalah film terburuk dari seluruh seri Final Destination, yang mana bila ditelisik, hanya film miliknya saja yang mengandung unsur "benda gerak sendiri", sesungguhnya hal itu sangat menyebalkan, apalagi, seluruh corny deaths itu rata-rata tidak murni accident. Tapi kenapa ya, alasan film ini dilabeli R adalah karena Strong Violence/Gruesome Accidents ??????
Kekerasan yang diekspos sebenarnya merupakan sebuah langkah killing baru di dunia horor, apalagi kalau boleh jujur adegan kematiannya fun dan sadis, tetapi tidak membuat kita menutup mata. Kalau yang terakhir, mungkin bagi penggemar gore movie akan menganggap kekerasan di film ini G-rated, alias TIDAK MENGERIKAN. Rilis bulan Agustus, membuat film yang naskahnya ditulis Eric Bress menjadi tidak mementingkan kualitas, yang dipikirkan hanyalah...you know what I'll speak. Because, we need it too.
Akting yang mengecewakan dari mantan casting, model, atau Seri TV menjadi salah satu kelemahan film berbujet Lima puluh juta dolar. Selain itu, gabungan spesial efek yang buruk juga menjadi kelemahannya. Satu-satunya kelebihan film ini adalah karena film ini masih mempunyai satisfied death rating yang seru untuk ditonton, memang cocok sebagai film untuk ditonton rame-rame. Mengingat film ini dirilis pada musim panas lalu, berarti cukup berbeda dengan kebiasaan rilis film ini sebelumnya (biasanya di musim gugur atau musim semi).
Kalau sudah menonton sekali, tidak seperti FD lain, anda akan bosan dan tidak akan mengingat film ini, kecuali dari adegan2 yang berdarah itu,
2 of 5
Rest in Pieces, Ellis !
NEW LINE CINEMA/ Directed by : David R Elllis/Written by : Eric Bress/Starring : Bobby Campo, Nick Zano, Shantel VanSanten, Halley Webb, Mylketi Williamson.
0 Response to "The Final Destination, Kind of Slasher ?"
Posting Komentar